Slow Fashion


Sandang altenatif

TENTANG SLOW FASHION

Rubrik ini merupakan tempat berbagi proses kami dalam belajar dan berkarya untuk menghasilkan sandang secara alternatif. Istilah slow-fashion sendiri merupakan kritik atas maraknya industri fast-fashion seperti pabrik garmen maupun retail toko pakaian yang memberi dampak buruh terhadap kondisi ekologi dan sosial. Industri fast-fashion beroperasi untuk mengakumulasi keuntungan dengan cara mendikte selera pasar, mempekerjakan buruh murah, dan memperburuk lingkungan. Dilatari kesadaran tersebut, kami berinisiatif untuk membuat sandang secara alternatif dengan mempertimbangankan etika sosial dan ekologi.

Maka apa yang sedang dan akan kami lakukan?

Pertama, kami melakukan eksplorasi terhadap material alternatif yang tidak diproduksi massal, ramah lingkungan dan memiliki etika dalam proses produksi. Salah satu inisiatifnya, kami tengah mengupayakan ruang belajar generasi muda untuk memproses kain tenun lurik di Kampung Sobayan, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten. Kami juga berencana melakukan eksplorasi terhadap pewarnaan alami yang dicelupkan pada material kain bekas pakai.

Kedua, kami belajar mendesain baju dan mencoba membangun bisnis fashion beretika. Selama ini, penjahit sebagai bagian dari bisnis fashion selalu dibayar murah dan dianggap tidak ada. Oleh karenanya, kami ingin melibatkan penjahit dalam menentukan upah mereka sendiri dan membagi keuntungan kami bersama mereka.


Cerita Foto